
Pak Ghofirin Ketua Pengurus TPST Sopo Nyonko
Berbicara mengenai sampah, umumnya kerap dipandang sebelah mata. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), setiap orang setidaknya menghasilkan 0,8 kilogram sampah per harinya. Dengan angka tersebut, masalah tumpukan sampah menjadi hal esensial yang harus diperhatikan. Sayangnya, pengelolaan sampah dengan memanfaatkan kemampuan digital masih tidak banyak dilakukan.
Dilatarbelakangi keperluan untuk mengedukasi bagaimana sampah harus dikelola dengan baik, melalui program Pemanfaatan IPTEKS Bagi Masyarakat (PIKAT), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur dan tim dari Program Studi Hubungan Internasional, yang diketuai oleh Praja Firdaus Nuryananda, M.Hub.Int. melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sopo Nyongko, Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.
Rapat Daring
Diawali dengan rapat daring (29/7/2021) yang juga dihadiri oleh Direktur BumDes, Haikal Effendi, S.Hub.Int., Ketua Pengurus TPST, Bapak Ghofirin, serta beberapa anggota pengurus TPST. Rapat dibuka dengan pemaparan singkat oleh Probo Darono Yakti, M.Hub.Int. mengenai pentingnya upaya Reduce, Reuse, Recycle (3R) dan bagaimana digitalisasi dapat dimanfaatkan untuk membantu manajemen pengumpulan sampah nantinya. Rapat pada sore hari tersebut berusaha melihat bagaimana kondisi di Desa Kalanganyar; memetakan permasalahan-permasalahan apa saja yang dihadapi; hingga diskusi singkat solusi yang ditawarkan. “Masalahnya, pengurus TPST masih mengalami kesulitan dalam hal pembukuan tentang alur siapa saja yang sudah membayar dan siapa yang belum”, ujar Ghofirin, ketua pengurus TPST Sopo Nyongko. Selain itu, komplain juga sering bermunculan karena kendala terbatasnya jumlah gerobak pengangkut sampah yang rusak akibat kebakaran TPST di tahun 2018 lalu. Rapat di sore hari tersebut menghasilkan kesepakatan: memulai penggunaan WhatsApp untuk memperbaiki manajemen TPST; serta bantuan pengadaan satu unit gerobak sampah oleh tim UPN “Veteran” Jawa Timur untuk TPST.
Rapat Luring
Kegiatan berlanjut dengan rapat luring (27/8/2021) yang diadakan di Kantor Desa Kalanganyar. Pertemuan tersebut membahas progres sekaligus penulisan data-data iuran yang selama ini masih ditulis secara manual. “BUMDesa siap untuk membantu manajemen pembayaran dan alur komplain menjadi satu pintu. Nanti bisa kami siapkan satu admin yang bertugas untuk menerima pembayaran dan penyampaian komplain agar terpusat, tidak perlu satu per satu lagi lewat petugas TPST”, terang Haikal, Direktur BUMDesa yang juga hadir dalam rapat tersebut.
Menurut Firsty Chintya L. Perbawani, M.Hub.Int. yang juga dosen dan anggota tim PIKAT. “Dengan arahan dan inisiasi yang diberikan tim dosen dan mahasiswa ini, diharapkan dapat terus memperbaiki manajemen pengelolaan sampah menjadi lebih efektif, utamanya bagi TPST 3R Sopo Nyongko, Kalanganyar”, ucapnya. Memang bukan hal yang mudah untuk memulai memanfaatkan IPTEKS dalam pengelolaan sampah, namun willingness dan awareness harus terus dipupuk tanpa lelah. (fclp)




Recent Comments